Selama bulan Oktober kita telah banyak melewati hari-hari yang sangat penting, khususnya para pemuda. Selain sebagai bulan kelahiran saya, Prestasi-prestasi besar pemuda jaman biyen banyak tercatat pada bulan Oktober.
Baru - baru ini yang masih hangat adalah hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober lalu yang Uporianya masih sangat terasa sampai sekarang, memang sih baru beberapa hari yang lalu,. Peringatannya pun juga meriah . Macam - macam bentuk kegiatan yang diadakan untuk mengikapinya. Ada yang berbentuk diskusi, pegelaran seni, deklarasi, sampai kepada aksi turun kejalan. ada juga menjadikan momen ini sebagai investasi 2019, macam - macam lah pokok nya. Hari sumpah pemuda telah mampu menyuntik semangat pemuda - pemuda jaman now,, yahh walaupun masih banyak juga sih yang apatis,
Selain itu, seminggu sebelum peringatan hari sumpah pemuda tepatnya tanggal 22 Oktober, para santri memperingati hari santri se Indonesia. Tonggak perjuangan santri dengan semangat resolusi jihad tecatat pada tanggal itu. Di peringatinya hari santri pada dasarnya mengingatkan kepada santri jaman now, bahwa santri tidak hanya berkutat dengan kitab - kitab, melainkan harus melibatkan diri dalam berbagai persoalan bangsa. Peringatanya juga gak kalah meriah dengan yang lainnya.
"Sebagai pemuda saya merasa bangga dengan Oktober. bangga dengan prestasi pemuda jaman dulu dan juga bangga karena saya dilahirkan pada bulan Oktober, paan sih",, Tapi yang terpenting bukanlah sikap romantisme terhadap pemuda - pemuda dulu, melainkan menjadikannya sebagai refleksi, acuan, bahkan kritik.
Melihat fenomena hari ini, bulan Oktober menjadi bulan yang menakutkan, betapa tidak, selain sebagai bulan yang mengingatkan kita dengan tragedi genosida pada 65, juga sekaligus memberi tamparan keras kepada pemuda sambil mengatakan, "hei anak muda apa yang sudah kalian lakukan??". Ngerii,. Mau tak mau harus menerima dengan lapang dada tamparan itu sambil berkata "iya juga ya".
Sekarang Oktober sudah berlalu. Pilihannya harus berubah agar Oktober kedepan tidak tertampar lagi.
.Good beye Oktober, see you again.

Joss
BalasHapusNemo
BalasHapus